Jumat, 28 September 2007

Aplikasi Manajemen Server Web

Plesk Server Administrator 2.0

Plesk Server Administrator (PSA) adalah solusi aplikasi berbasis Web yang dirancang untuk mempermudah administrasi server berbasis Unix. PSA membantu perusahaan webhosting dan resellernya dalam menyediakan layanan yang lebih cepat kepada pemilik domain/situs Web dengan menyerahkan sebagian beban manajemen server kepada para user itu sendiri.
Apa itu PSA?
PSA merupakan kumpulan program pilihan yang biasa digunakan untuk membangun server Web yang dirangkai dengan control panel berbasis Web untuk mempermudah proses manajemen server. Platform yang telah didukung PSA 1.3 adalah Solaris, BSDI, FreeBSD, Slackware Linux, Turbo Linux, dan Redhat Linux. Pada versi yang terbaru—yaitu PSA 2.0—platform yang sudah diuji adalah: FreeBSD 4.x, Redhat Linux 6.2 dan 7.x, walaupun sebenarnya platform lain seharusnya juga didukung.
Walaupun banyak fasilitas pada PSA yang dapat mempermudah perusahaan webhosting dalam mengatur server Web mereka, namun PSA dapat juga membantu para pemilik domain yang memiliki mesin server Web sendiri—yang mungkin dikolokasi atau ditempatkan di ISP—seperti perusahaan dotcom yang ingin melakukan manajemen email (membuat/menghapus account email/webmail), konfigurasi database, dan masih banyak kegiatan-kegiatan standar lainnya. Dengan PSA hal ini dapat dilakukan oleh staf nonteknis.
Sementara itu bagi pemilik perusahaan webhosting sendiri, PSA mempermudah karena dapat memberikan akses kepada pelanggan ke control panel berbasis Web agar mereka mengatur situs Webnya sendiri. Bagi tenaga support sebuah perusahaan webhosting, dengan adanya control panel proses pembuatan account baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa perlu ke console untuk menjalankan perintah-perintah Unix.
Fitur PSA

Berikut ini fitur-fitur Plesk Server Administrator:
menjalankan versi terbaru dari Apache, ProFTP, MySQL, IMP Webmail dan PHP serta banyak aplikasi pendukung lainnya;
mendukung hosting berbasis hostname dan IP dengan interface yang sama;
mendukung banyak nama domain;
menangani manajemen mail secara ekslusif—hosting tidak diperlukan jika yang diinginkan pelanggan hanya hosting mail;
menyediakan interface manajemen DNS dengan dukungan template master zone file;
mendukung SSL, SSI, PHP, CGI, MySQL, Perl, MS FrontPage, DNS/BIND, stunnel, Webalizer dan Apache ASP;
mempermudah pemasangan sertifikat SSL dan pembuatan CSR;
interface yang dapat dikustomisasi dengan logo perusahaan hosting atau resellernya;
pengaturan/pembatasan trafik dan ruang disk;
log yang komprehensif bagi pemilik domain.
Instalasi PSA

Login atau su sebagai root. Saat mengalokasikan partisi Linux server Anda, pastikan partisi /usr diberi jumlah ruang yang terbanyak, karena PSA menginstal semua file ke partisi ini, termasuk untuk data situs Web (namun seandainya tidak, Anda dapat juga membuat symlink ke /home secara manual nanti). Instaler yang disertakan dalam CD majalah adalah PSA 2.0 untuk platform Redhat Linux 7.1 versi demo untuk 1 domain, jadi pastikan Anda sudah menginstal server dengan platform tersebut. Saat menginstal Linux, pastikan Anda sudah menginstal dan mengkonfigurasikan komponen networking, termasuk pastikan bahwa server dapat meresolve hostname dengan benar.
Dua syarat utama yang diperlukan Plesk adalah tersedianya program uudecode (bagian dari paket sharutils) dan berjalannya xinetd. Setelah instalasi Redhat Linux selesai, pastikan servis berikut ini dimatikan: Apache web server dan MySQL. Hal ini disebabkan PSA akan menginstal Apache dan MySQL miliknya sendiri.
Kopikan file instaler PSA ke harddisk server Anda, kemudian jalankan perintah:$ tar –xf psa_v2.0.0_build010911.01_os_RedHat+_7.x_i686.tar$ gzip -d psa_v2.0.0_build010911.01_os_RedHat+_7.x_i686.sh.gz$ sh psa_v2.0.0_build010911.01_os_RedHat_7.x_+i686.sh
Setelah eksekusi skrip shell selesai, dan proses instalasi berhasil, akseslah webserver Apache yang baru diinstal dengan mengakses via URL:https://fullhost:8443/
atauhttps://alamat-ip:8443/
SELAMAT MENCOBA